Tips Membuat Rencana Keuangan Yang Sehat

1 Replies

Tak sedikit dari kita yang merasakan “mati gaya” di akhir bulan, karena nominal di rekening menunjukkan angka yang miris. Untuk menghindari petaka tersebut Anda hanya perlu tahu aturan main dalam membuat perencanaan keuangan yang tepat.

1. Jumlahkan Semua Pendapatan

Untuk memulai perencanaan anggaran bulanan, pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi dan mencatat berapa jumlah pendapatan Anda selama satu bulan. Pastikan Anda menyertakan semua sumber pendapatan seperti gaji pokok dan juga semua bentuk pemasukan tambahan lainnya yang masuk ke dalam rekening Anda.

2. Perkirakan Pengeluaran

Tuliskan semua pengeluaran secara detail, baik itu yang dibayar cash ataupun melalui kartu kredit. Ingat, tuliskan semua pengeluaran sampai yang terkecil sekalipun. Ssebaiknya Anda mengelompokkan pengeluaran tersebut dalam tiga bagian: Pengeluaran rutin tetap dan pengeluaran tak rutin seperti biaya ke dokter.

3. Pengeluaran Lebih Sedikit Daripada Pemasukan

Untuk melihat seberapa boroskah Anda menggunakan uang, kurangilah pendapatan dengan pengeluaran. Bila pengeluaran lebih besar dari pendapatan, mulailah untuk mengurangi pengeluaran Anda. Untuk memulainya, awali dari pengeluaran tidak rutin. Misalnya jika ternyata tagihan internet Anda membengkak, cobalah memilih paket internet yang lebih murah.

4. Tahan Diri Terhadap Godaan

Selama ini rekening Anda mengalami defisit karena kegemaran shopping yang tidak terkendali, terutama jika diiming-imingi promosi seperti diskon, buy one get one, atau hadiah hiburan yang menggiurkan. Sebaiknya Anda mulai membatasi jumlah item yang Anda beli setiap bulannya. Misalnya, jika biasanya belanja enam baju dalam sebulan, mulai sekarang Anda hanya boleh berbelanja maksimal dua piece pakaian dengan nominal yang telah Anda tentukan sebelumnya.

5. Rumus 50-30-20

Cobalah untuk menyisihkan pendapatan Anda untuk di tabung setiap bulannya, Anda dapat mencoba  rumusan yang diusulkan oleh seorang profesor dari Harvard, Elizabeth Warren, yaitu rumus 50-30-20. Yaitu 50% untuk pengeluaran rutin tetap dan pengeluaran rutin tidak tetap, 30% untuk pengeluaran tidak rutin, serta 20% untuk ditabung.

Sumber: Ciputraentrepreneurship.com

Prospek Pertumbuhan Reksa Dana di IndonesiaOJK: Tim Percepatan Keuangan Daerah Dibentuk Maret
1 Comments

Share Your Thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 10 =

Recent posts